<legend id="h4sia"></legend><samp id="h4sia"></samp>
<sup id="h4sia"></sup>
<mark id="h4sia"><del id="h4sia"></del></mark>

<p id="h4sia"><td id="h4sia"></td></p><track id="h4sia"></track>

<delect id="h4sia"></delect>
  • <input id="h4sia"><address id="h4sia"></address>

    <menuitem id="h4sia"></menuitem>

    1. <blockquote id="h4sia"><rt id="h4sia"></rt></blockquote>
      <wbr id="h4sia">
    2. <meter id="h4sia"></meter>

      <th id="h4sia"><center id="h4sia"><delect id="h4sia"></delect></center></th>
    3. <dl id="h4sia"></dl>
    4. <rp id="h4sia"><option id="h4sia"></option></rp>

        Ibu Tewas dan Anak Umur 4 Tahun Hilang Ingatan, Proyek IPAL Makan Korban

        Ibu Tewas dan Anak Umur 4 Tahun Hilang Ingatan, Proyek IPAL Makan Korban

        Pekanbaru  -  Pengerjaan Proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang ada di Kota Pekanbaru sangat banyak kerugiannya yang dirasakan oleh masyarakat setempat maupun pengendara yang melalui jalan yang sedang pengerjaan proyek tersebut. Proyek IPAL ini dikerjakan oleh PT WIKA dan HK. 

        Sejak proyek ini dikerjakan oleh perusahaan BUMN ini telah banyak menyengsarakan warga sekitar, dimana proyek ini di gadang-gadangkan akan menyalurkan limbah rumah tangga ke wilayah Sail.

        "Selain kabut yang jarang disiram, juga kami harus tutup toko karena tidak ada akses jalan. Bahkan kami beberapa waktu lalu membawa dua korban ibu dan anak pengendara sepeda motor ke Rumah Sakit. Ibunya tewas anaknya hilang ingatan," kata warga Jalan Durian Pekanbaru, Leni, Jumat (16/10/21). 

        Sementara itu, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan Pemko Pekanbaru sudah lama meminta agar pihak Balai Infrastruktur Wilayah di Kementerian PUPR segera menggesa proyek tersebut. Namun, hingga saat ini proyek tersebut masih dalam pengerjaan.

        Sejak pengerjaan proyek ini, sudah banyak warga yang mengadukan kepada pihak terkait, akibat gangguan dan kerugian yang disebabkan proyek itu. Contohnya jalanan macet dan akses jalan yang sulit terutama saat hujan, dengan kondisi jalan berlubang ditutup air,  membahayakan pengendara bahkan usaha mereka merugi hingga gulung tikar.

        "Kita minta pihak kontraktor (WIKA/HK) agar propesional dan berprikemanusian dalam mengerjakan proyek IPAL ini di tengah kota Pekanbaru. Proyek ini sudah makan korban, bukannya menutup lobang, malah didepan toko saya lobang masih menganga," katanya.

        Akibat kurang propesionalnya pekerja dari proyek IPAL ini, telah mengakibatkan kecelakaan, hingga hilangnya nyawa seorang Ibu yang jatuh dari Sepeda Motor yang di kendarainya, dan juga membuat Anaknya yang berumur 4 tahun hilang ingatan, akibat Proyek tersebut.

        "Atas kejadian tewasnya seorang ibu dan anaknya hilang ingatan di Jalan Durian, warga Pekanbaru berharap Polda Riau mengusut Pimpinan Perusahaan karena kelalaian yang dilakukan oleh pekerjanya menyebabkan nyawa orang lain meninggal," harap warga Pekanbaru.

        Saat dikonfirmasi salah seorang yang dikatakan Humas PT WIKA, Fadlan yang sering kelapangan sampai berita ini dirilis belum menjawab.**


         

        Redaksi

        Komentar Via Facebook :